PANDUNUSA

Perkumpulan Acarya Hindu Nusantara

SATU WARSA PANDU NUSA

Sore itu (22/5/2018), nampaknya Sang Surya enggan untuk kembali ke peraduannya. Meski sudah berjalan di ufuk Barat, yang melintas di sela-sela awan Sanghyang Arka masih ingin tetap berada di atas langit Pura Rawa Mangun, Jakarta. Yah, sore itu Tiga Serangkai Pengurus Pusat Perkumpulan Acarya Hindu Nusantara (PP Pandu Nusa) sedang mempersiapkan diri untuk merayakan hari jadi Pandu Nusa untuk pertama kalinya. Ibarat Dewa Surya yang ingin melihat penyatuan Tri Murti (Brahma, Wisnu, Siwa) di Kailasa, mentari di sore hari itu pun menjadi saksi 3 tokoh kunci yang menjadi nahkoda PP Pandu Nusa.

Meski hanya dihadiri oleh Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Bendahara Umum PP Pandu Nusa, tak mengurangi makna perayaan Janmadina 1 Warsa Pandu Nusa. Dalam perayaan 1 Warsa Pandu Nusa tersebut, PP Pandu Nusa sudah menyiapkan tumpeng sebagai ungkapan prarthanam puja atau terima kasih kepada Sang Hyang Widdhi Wasa atas anugerah-Nya karena telah memberikan sinar suci-Nya sehingga Pataka Sang Pandu Nusa bisa berkibar di Nusantara.

Pandu Nusa memang baru berumur 1 warsa, namun kerja nyata dari para Acarya Hindu di seluruh nusantara sudah bisa dirasakan oleh umat Hindu di pelosok Indonesia. Geliat Pandu Nusa di daerah-daerah sendiri sudah bergetar ibarat dentingan genta yang mengalun pelan penuh harmoni, meski terasa suci namun mengandung sakti dan pasti. Keyakinan yang tertanam dan semangat yang menggelora di dalam benak sanubari para punggawa Pandu Nusa tak pernah surut meski badai dating menghadang, tak pernah goyah meski gempa melanda.

Pada satu warsa Pandu Nusa ini PP Pandu Nusa melaunching secara resmi website Pandu Nusa (pandunusa.org) yang telah dirilis lebih dahulu. Tiga Nahkoda PP Pandu Nusa yang disimbolkan dengan Trisula Siwa sebagaimana terlukis dalam logo Pandu Nusa ini mengajak kepada seluruh acarya agar bisa menjadi pelita dalam gelap dan pemuas dahaga pengetahuan bagi umatnya. Oleh Karena melalui website pandunusa.org ini PP Pandunusa berharap agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pencerah umat Hindu di seluruh nusantara.

Ketua Umum (kanan) didampingi Sekjen PP Pandu Nusa (kiri)

Dalam perayaan Satu Warsa Pandu Nusa di Pura Aditya Jaya, Rawa Mangun Jakarta Timur tersebut, Bendahara Umum PP Pandu Nusa, Duwijo, S.Pd.H, menyiapkan tumpeng khusus. Meski sederhana namun penuh makna. Usai pulang sekolah bersama Ketua Umum, Drs. Ngurah Dwaja dan Sekretaris Jenderal, Komang Susila, S.Ag., M.Pd., dengan seragam kebesarannya ketiganya merayakan Satu Warsa Pandu Nusa acara Potong Tumpeng di wantilan Pura Aditya Jaya, Rawa Mangun. Pura ini juga menjadi tempat bersejarah, mengingat 1 tahun silam, ketiga nahkoda Pandu Nusa ini juga mengadakan rapat bertiga di pura ini. “Memang acara ini cukup sederhana, namun perayaan Satu Warsa Pandu Nusa ini akan senantiasa dikenang oleh para penerus Pandu Nusa di kemudian hari,” ujar Duwijo di sela-sela acara tersebut kepada 2 rekannya

Bendum PP Pandu Nusa

.

Sesaat sebelum pemotongan tumpeng, ketiga pandega Pandu Nusa memberikan sambutan secara resmi. Beirikut ini isi dan video sambutan PP Pandu Nusa pada perayaan Satu Warsanya. Jayalah Pandu Nusa.

 

ॐ स्वस्त्यस्तु ।
Bapak/Ibu Guru para Acarya Hindu di seluruh Nusantara.
Seluruh umat Hindu dan saudara-saudara sebangsa dan setanah air.

Hari silih berganti, minggu pun saling menunggu, dan bulan pun selalu berjalan hingga genap satu warsa kami hadir di tengah-tengah anda. Pada bulan ini Perkumpulan Acarya Hindu Nusantara yang disingkat Pandu Nusa telah genap 1 tahun menjadi organisasi resmi Guru Pendidikan Agama dan Keagamaan Hindu (Acarya) di Indonesia. Organisasi Pandu Nusa ini didirikan atas dasar dharma bhakti para Acarya di Indonesia.
Pendirian organisasi ini pun penuh liku-liku perjuangan dan pengorbanan dari para Acarya di seluruh nusantara. Namun jalan yang terjal, tebing yang tinggi, jurang yang curam, dan samudera yang luas itu tidak menjadi penghalang bagi kami untuk bisa mengabdi kepada bangsa dan negara. Dharma yang mendasari filosofi perjuangan kami telah menjadikan kami kuat dalam menghadapi segala hal yang menghalangi dan merintangi perjuangan kami. Oleh karena itulah semboyan “dharmena praja sewanam (dengan dharma kami melayani bangsa, negara, dan umat Hindu di seluruh nusantara)” yang kami usung bukanlah tanpa alasan. Namun penuh dengan filosofi yang amat dalam.
Meski baru seumur jagung bersama umat sedharma di seluruh nusantara, namun Pandu Nusa sudah menunjukkan kerja nyata bagi umat Hindu di seluruh nusantara. Kami sudah banya melihat bahwa para Acarya Hindu di seluruh nusantara telah banyak berkarma dan berkarya untuk kemajuan Hindu di Indonesia.
Genap Satu warsa Pandu Nusa ini, kami ingin mencoba menjadikan Pandu Nusa sebagai penerang dan pencerah umat. Sebagaimana dalam Weda dikatakan Acarya Dewa Bhawa (Acarya adalah perwujudan Dewa), maka layaknya Dewa yang merupakan Sinar Ketuhanan kami ingin menjadi sinar dharma yang mencerahkan umat Hindu di seluruh nusantara.
Untuk itulah kami telah merilis website resmi Pengurus Pusat Pandu Nusa dengan domain www.pandunusa.org. Kami menyadari bahwa saat ini dunia digital tidak dapat kita hindarkan. Hadirnya website ini, kami harap bisa memberikan secercah harapan untuk umat di era digital dewasa ini. Oleh karena itulah maka pada kesempatan ini:
1. Saya Ngurah Dwaja, Ketua Umum PP Pandu Nusa;
2. Saya Komang Susila, Sekretaris Jenderal PP Pandu Nusa;
3. Dan saya Duwijo, Bendaraha Umum PP Pandu Nusa;
Dengan ini melaunching secara resmi website Pandu Nusa. Pandu Nusa adalah Kita. Kami Ada Untuk Anda. Dharmena Praja Sewanam. Dengan Dharma mari kita memajukan umat, bangsa dan negara. Om siddhirastu tat astu swaha.

Akhirnya kami atas nama PP Pandu Nusa mengucapkan: “Dirghayu Eka Warsa Pandu Nusa”.
ॐ दीर्घयुरस्तु तदस्तु स्वाहा ।
ॐ शान्तिः । शान्तिः । शान्तिः ॥

3 Comments

Add a Comment
  1. Om Dhirgayurastu tat astu svaha.
    Janmadina I Pandu Nusa, semoga semakin maju dalam memberikan pelayananan pendidikan kepada generasi Hindu di seluruh nusantara.
    Pandu Nusa adalah Kita.

  2. Selamat ya Pandu Nusa jayalah selalu di Nusantara tercinta ini. Jadilah penerang bagi sisya Hindu di Nusantara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright Pandunusa 2018 | धर्म्य पण्डुणुस २​०१८ ॥
%d bloggers like this: